Sabtu, 05 Maret 2011

Tulisan mencerminkan KARAKTER


Setiap orang pasti memiliki karakter sendiri yang membedakannya dari orang lain. Apakah Anda menyadari bahwa tulisan tangan pun bisa mencerminkan karakter penulisnya? Hal ini disebabkan tulisan tangan berasal dari otak manusia. Karakter baik dan buruk, dapat dibaca oleh ahlinya berdasarkan tulisan tangan seseorang.

Tentu, tulisan tangan hanya salah satu cara untuk mengetahui karakter seseorang. Masih banyak cara lainnya. Namun, Anda perlu mengetahui bagaimana karakter Anda sebenarnya, agar Anda dapat meningkatkan kualitas Anda, dan memperbaiki sifat atau karakter yang kurang baik. Mengabaikan karakter pribadi tentu hanya akan merugikan Anda, karena Anda tidak akan tahu bagian mana dari diri Anda yang masih bisa berkembang.
"Terkadang manusia memang pura-pura tidak sadar atau suka 'hidden' dengan karakternya sendiri. Oleh karena itu, sebagai salah satu brand stationary, kami menyelenggarakan acara ini sekaligus untuk peluncuran produk baru yang merupakan premium brand," kata Theresia Irma Wulandari Sigalingging, Product Executive Faber-Castell, di sela-sela acara Handwriting Analysis di Toko Buku Gramedia Grand Indonesia, Jumat (20/8/2010) lalu.
Tulisan adalah otak
Pada dasarnya, karakter manusia dapat dibaca melalui berbagai hal. Tatapan, tanda tangan, dan tulisan tangan, merupakan contoh perantara membaca karakter manusia. Melalui tulisan tangan, karakter, sifat, dan berbagai ciri dari seseorang dapat diketahui.

Semua jenis tulisan tangan dapat dianalisis oleh grafologist, ahli menganalisa tulisan tangan. Namun, kemampuan dari grafologist berbeda-beda. Ada yang hanya dapat menganalisa tulisan Arab, tulisan Jawa, dan lain sebagainya.

Meskipun dapat membaca semua karakter, melalui tulisan tangan tidak dapat diketahui siapa penulisnya, menggunakan tangan kanan atau kiri, dan usia penulisnya.

"Sebenarnya tulisan tangan adalah tulisan dari otak manusia. Otak manusia sendiri menyimpan berbagai pengalaman hidup yang tersimpan di alam bawah sadar. Pengalaman hidup itu turut membentuk karakter manusia. Karakter manusia yang berada dalam otak itu, muncul dalam bentuk tulisan," kata Kusuma Prabandari, SE, MM, CBA, CMHA, CH, seorang grafolog yang hadir dalam acara yang sama.

Semakin banyak seseorang menulis, karakter yang dapat dibaca pun semakin banyak. Ada setidaknya 13 aspek yang membuat tulisan dapat dibaca. Mulai dari bentuk tulisan, kemiringannya, besar dan kecilnya tulisan, hingga penekanan ketika menulis.

Kegunaan dari membaca karakter manusia melalui tulisan adalah mengetahui karakter baik dan buruk seseorang. Jika telah mengetahui berbagai karakter dalam dirinya, seseorang dapat lebih mengembangkan karakter yang baik, dan memperbaiki kelemahan yang ada melalui grafoterapi.

Kegunaan lain dari membaca karakter seseorang melalui tulisannya adalah membantu berbagai perusahaan untuk merekrut karyawan yang tepat. Bahkan, dengan membaca karakter seseorang, pencuri dapat ditangkap. Tidak jarang juga membaca tulisan seseorang digunakan untuk mencari jodoh.

Membaca karakter seseorang berdasarkan tulisan tangannya bisa dilakukan oleh siapa saja. Jika Anda ingin memiliki kemampuan tersebut, Anda harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Sabtu, 26 Februari 2011

Perempuan dengan Nama Akhir " A " Paling Sering Ganti Pasangan


img 


Seks adalah urusan personal sehingga sangat tidak etis menanyakan berapa kali seseorang pernah gonta-ganti pasangan seks. Namun bagi yang iseng, ada cara mudah dan terpercaya untuk memperkirakannya yakni dengan melihat huruf terakhir pada namanya.

Kate Middleton misalnya, dalam 9 tahun terakhir hanya dekat dengan Pangeran William sebelum akhirnya bertunangan pada akhir 2010. Sebagai tunangan seorang bangsawan, Kate yang namanya diakhiri huruf 'e' dapat diperkirakan akan punya kehidupan seksual yang lurus-lurus saja.

Bandingkan dengan diva pop Christina Aguilera yang akhirnya bercerai dengan Jordan Bratman meski baru 5 tahun menikah. Dengan nama yang diakhiri huruf 'a' Christina lebih punya bakat untuk gonta-ganti pasangan, bahkan tak menutup kemungkinan kelak akan bercerai lagi dengan pasangan barunya.

Asumsi dan perkiraan tersebut tidak mengada-ada, sebab ada sebuah penelitian di Prancis yang membuktikan huruf terakhir pada nama seseorang berhubungan dengan perilaku seksualnya. Dikutip dari 
The Sun, Minggu (2/1/2011), seseorang terutama perempuan, punya kecenderungan gonta-ganti partner seks ketika namanya diakhiri huruf 'a'.

Menurut penelitian tersebut, perempuan yang namanya diakhiri huruf 'a' rata-rata berganti partner seks 4,4 kali sebelum akhirnya bertemu dengan pasangan sehidup sematinya. Jika dirinci, nama Laura, Tania dan Lola paling sering ganti partner, masing-masing dengan rerata 9,7 kali, 9,6 kali dan 9,5 kali.

Sebaliknya nama perempuan yang paling jarang berganti pasangan seks biasanya diakhiri dengan konsonan alias huruf mati, atau vokal 'e'. Sebagai contoh nama perempuan yang diakhiri huruf 'e' misalnya, nama Therese rata-rata hanya berganti pasangan sebanyak 1,1 kali, nama Francese 1,2 kali dan nama Martine 1,3 kali.

Smartdate, situs biro jodoh yang menyelenggarakan penelitian itu mengatakan bahwa kecenderungan tersebut dipengaruhi oleh faktor budaya. Nama-nama tradisional untuk perempuan di Prancis umumnya diakhiri dengan konsonan, sementara nama yang diakhiri vokal terutama 'a' banyak dipakai oleh perempuan moderen dengan gaya hidup lebih terbuka.

Perilaku seks bebas sering menjadi bagian dari gaya hidup moderen dan sering memberikan dampak buruk bagi kesehatan reproduksi. Di antaranya meningkatkan risiko penularan 
human immunodeficiency virus (HIV) dan infeksi menular seksual lain termasuk kencing nanah (gonorrhea) dan raja singa (sifilis)