Rabu, 09 Maret 2011

Melihat Kebohongan dari Mata

Cara Mengetahui Seseorang Sedang Berbohong Atau Tidak





Beberapa orang memiliki kemampuan untuk menipu orang lain dengan mudah. Namun, saat seseorang berbohong, biasanya bisa dilihat dari fisiknya. Salah satunya adalah dengan mengamati mata lawan bicara Anda. Mengapa demikian?

Ketika menjawab pertanyaan dan bola mata orang tersebut bergerak ke arah kiri kemungkinan jawabannya jujur. Sedangkan bila bergerak ke arah kanan kemungkinan orang itu sedang mengatakan sesuatu yang bohong atau berbohong. Hal ini karena bagian otak kiri berfungsi sebagai Auditory Memory, sedangkan otak kanan untuk kreatifitas. Maka bila bola mata ke kiri, berarti dia berusaha mengingat sedangkan sebaliknya jika bola mata ke arah kanan berarti dia sedang menyusun atau menggambarkan sesuatu sebagai jawaban yang lain. Hal ini karena bagian kreatifitasnya sedang bekerja untuk mengarang suatu cerita bohong.

Ciri fisik lainnya ketika seseorang sedang berbohong antara lain:

* Badan berkeringat.
* Napas mulai berat.
* Nada suara berbeda seperti meninggi atau monoton.
* Badan dan wajah terlihat kaku khususnya bagian dahi dan bibir.
* Tangan banyak bergerak misalnya memegang sesuatu, saling menggosok-gosokkan tangan, menggosok hidung, atau menutup mulut.
* Si pembohong tanpa disadari akan meletakkan benda-benda seperti cangkir, kertas, bolpen, atau benda lain sebagai pembatas.
* Coba ubah topik pembicaraan, jika ekspresinya terlihat lega, berarti ia sedang berbohong. Namun jika ia mengembalikan ke topik semula, berarti ia sedang berkata jujur.

Sabtu, 05 Maret 2011

Tulisan mencerminkan KARAKTER


Setiap orang pasti memiliki karakter sendiri yang membedakannya dari orang lain. Apakah Anda menyadari bahwa tulisan tangan pun bisa mencerminkan karakter penulisnya? Hal ini disebabkan tulisan tangan berasal dari otak manusia. Karakter baik dan buruk, dapat dibaca oleh ahlinya berdasarkan tulisan tangan seseorang.

Tentu, tulisan tangan hanya salah satu cara untuk mengetahui karakter seseorang. Masih banyak cara lainnya. Namun, Anda perlu mengetahui bagaimana karakter Anda sebenarnya, agar Anda dapat meningkatkan kualitas Anda, dan memperbaiki sifat atau karakter yang kurang baik. Mengabaikan karakter pribadi tentu hanya akan merugikan Anda, karena Anda tidak akan tahu bagian mana dari diri Anda yang masih bisa berkembang.
"Terkadang manusia memang pura-pura tidak sadar atau suka 'hidden' dengan karakternya sendiri. Oleh karena itu, sebagai salah satu brand stationary, kami menyelenggarakan acara ini sekaligus untuk peluncuran produk baru yang merupakan premium brand," kata Theresia Irma Wulandari Sigalingging, Product Executive Faber-Castell, di sela-sela acara Handwriting Analysis di Toko Buku Gramedia Grand Indonesia, Jumat (20/8/2010) lalu.
Tulisan adalah otak
Pada dasarnya, karakter manusia dapat dibaca melalui berbagai hal. Tatapan, tanda tangan, dan tulisan tangan, merupakan contoh perantara membaca karakter manusia. Melalui tulisan tangan, karakter, sifat, dan berbagai ciri dari seseorang dapat diketahui.

Semua jenis tulisan tangan dapat dianalisis oleh grafologist, ahli menganalisa tulisan tangan. Namun, kemampuan dari grafologist berbeda-beda. Ada yang hanya dapat menganalisa tulisan Arab, tulisan Jawa, dan lain sebagainya.

Meskipun dapat membaca semua karakter, melalui tulisan tangan tidak dapat diketahui siapa penulisnya, menggunakan tangan kanan atau kiri, dan usia penulisnya.

"Sebenarnya tulisan tangan adalah tulisan dari otak manusia. Otak manusia sendiri menyimpan berbagai pengalaman hidup yang tersimpan di alam bawah sadar. Pengalaman hidup itu turut membentuk karakter manusia. Karakter manusia yang berada dalam otak itu, muncul dalam bentuk tulisan," kata Kusuma Prabandari, SE, MM, CBA, CMHA, CH, seorang grafolog yang hadir dalam acara yang sama.

Semakin banyak seseorang menulis, karakter yang dapat dibaca pun semakin banyak. Ada setidaknya 13 aspek yang membuat tulisan dapat dibaca. Mulai dari bentuk tulisan, kemiringannya, besar dan kecilnya tulisan, hingga penekanan ketika menulis.

Kegunaan dari membaca karakter manusia melalui tulisan adalah mengetahui karakter baik dan buruk seseorang. Jika telah mengetahui berbagai karakter dalam dirinya, seseorang dapat lebih mengembangkan karakter yang baik, dan memperbaiki kelemahan yang ada melalui grafoterapi.

Kegunaan lain dari membaca karakter seseorang melalui tulisannya adalah membantu berbagai perusahaan untuk merekrut karyawan yang tepat. Bahkan, dengan membaca karakter seseorang, pencuri dapat ditangkap. Tidak jarang juga membaca tulisan seseorang digunakan untuk mencari jodoh.

Membaca karakter seseorang berdasarkan tulisan tangannya bisa dilakukan oleh siapa saja. Jika Anda ingin memiliki kemampuan tersebut, Anda harus mempelajarinya terlebih dahulu.